Eksperimen Petasan Berujung Ledakan, 2 Remaja di Blitar Terluka Parah & Rumah Rusak

Namun, percobaan tersebut berujung petaka. Alih-alih hanya mengeluarkan api seperti biasanya, api justru memicu ledakan besar yang merambat ke seluruh bahan di baskom. Akibatnya, atap rumah mengalami kerusakan, kaca jendela pecah, dan dua remaja terluka.
MRAR mengalami luka bakar di tangan kiri dan mata kaki sebelah kiri. Sementara AP mengalami luka bakar lebih parah di kedua kaki, tangan, dan sedikit di bagian dada.
"Obat berupa KCLO Klengkeng, aluminium powder, belerang/sulfur didapatkan oleh MRAR dengan cara membeli secara daring," kata dia.
Polisi yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sejumlah barang bukti juga disita, antara lain dua bungkus plastik berisi serbuk bahan petasan sekitar 100 gram, satu botol plastik kecil berisi bubuk kalium/KCLO yang terbakar.
Kemudian 152 selongsong petasan kosong, 150 selongsong berdiameter 8 cm dengan tinggi 13,5 cm, dua selongsong berdiameter 16 cm dengan tinggi 27,5 cm, pecahan genting dan kaca rumah, dan telepon seluler milik korban.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau mencoba meracik petasan karena berbahaya. (antara/mcr12/jpnn)
Sebanyak dua remaja di Blitar dilaporkan luka parah akibat racikan petasan meledak.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News