Kasus Covid-19 di Pamekasan Malah Bertambah Selama Larangan Mudik Lebaran

Senin, 17 Mei 2021 – 13:45 WIB
Kasus Covid-19 di Pamekasan Malah Bertambah Selama Larangan Mudik Lebaran - JPNN.com Jatim
Petugas Satgas COVID-19 Pamekasan menyemprotkan cairan disinfektan pada mobil pengangkut sembako untuk Pekerja Migran Indonesia di halaman Gedung Islamic Center Pamekasan, Ahad (16/5/2021). (ANTARA/Abd Aziz)

jatim.jpnn.com, MADURA - Kasus aktif Covid-19 di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bertambah empat orang selama larangan mudik Lebaran.

“Jumlah kasus positif Covid-19 di Pamekasan sudah setara dengan yang terjadi Sampang,” kata Kepala Diskominfo Pamekasan Arif Rachmansyah, Senin (17/5).

Kasus aktif Covid-19 di Pamekasan sebenarnya sempat nihil pada awal Ramadan.

Namun, Kasus Covid-19 id Pamekasan muncul lagi setelah Lebaran karena ada warganya yang merantau ke luar daerah yang masuk dalam zona merah.

Dengan tambahan kasus tersebut, total sudah ada 1.164 warga Pamekasan terkonfirmasi Covid-19.

Dari jumlah tersebut, 1.070 orang dinyatakan sembuh, 90 orang meninggal.

Arif menjelaskan saat ini petugas kesehatan di Pamekasan gencar melakukan sosialisasi penegakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Sosialisasi protokol kesehatan itu tidak cuma pada tingkat kabupaten, tetapi juga mencakup kecamatan hingga desa,” ujarnya.

Kasus aktif Covid-19 di Pamekasan malah bertambah empat orang selama larangan mudik Lebaran.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News