Belajar dari YouTube, Dua Warga Malang Alami Luka Bakar Saat Rakit Petasan

"Tiba-tiba ada percikan api, sudah dapat tujuh petasan dan yang meledak kedelapan, ukurannya sekitar sepuluh centimeter. Rencananya dimainkan buat besok (Selasa)," ujar dia.
Dia menambahkan cara pembuatan petasan didapatkannya dari hasil menonton video di Youtube.
"Ini baru pertama kali, disumet (dimainkan sendiri). Belajar dari Youtube," kata dia.
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu AKBP dr Ananingati mengatakan A dan seorang anak berusia 12 tahun telah menjalani operasi pembersihan luka guna mencegah infeksi.
"Kondisi korban saat ini setelah pasca operasi pembersihan untuk mencegah infeksi, karena mengalami luka bakar serius hampir 20 persen," kata Ananingati.
Menurutnya, korban baru akan diperbolehkan pulang jika kondisi kesehatan mereka benar-benar pulih secara medis. Saat ini, para korban masih menjalani perawatan memulihkan kondisinya pasca pelaksanaan operasi tersebut.
Pihak Rumah Sakit Hasta Brata memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan kesehatan kedua korban tersebut.
"Masih pemulihan karena setelah operasi butuh pengawasan lebih ketat supaya tidak infeksi, karena lukanya robek dan luka bakar," ujarnya.
Dua warga Malang dilarikan ke rumah sakit setelah petasan buatan sendiri meledak. Polisi menyebut korban belajar dari video di YouTube.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News