Dua Puluh Orang Hilang dalam Tragedi Tanah Longsor di Nganjuk

Senin, 15 Februari 2021 – 14:13 WIB
Dua Puluh Orang Hilang dalam Tragedi Tanah Longsor di Nganjuk - JPNN.com Jatim
Banjir di Kabupaten Nganjuk, Jatim, Minggu (14/2/2021) malam. FOTO: ANTARA Jatim/istimewa

BPBD Nganjuk dengan dukungan pihak terkait lainnya melakukan upaya penanganan darurat, seperti pencarian dan evakuasi korban hilang.

Selain itu, tim gabungan juga melakukan evakuasi warga terdampak di sekitar lokasi.

"BPBD setempat terus melakukan pemantauan pascabencana dan kaji cepat di lapangan," katanya.

Sementara itu terkait bencana di Kabupaten Pasuruan, BPBD setempat melaporkan banjir dipicu salah satunya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berdampak debit air Sungai Kedunglarangan di Kecamatan Bangli, Sungai Rejoso di Kecamatan Winongan dan Kecamatan Grati meluap.

"Beberapa desa terdampak di tiga kecamatan yaitu Desa Satak, Tambaka, Kalianyar, Kalirejo dan Masangan (Kecamatan Bangli), Desa Bandaran dan Prodo (Kecamatan Winongan) dan Desa Kebrukan (Kecamatan Grati)," katanya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 357 jiwa mengungsi di masjid dan bangunan sekolah TK setempat.

"Ratusan rumah warga terdampak dengan tinggi muka air banjir sekitar 70 centimeter. BPBD dan unsur-unsur terkait lain telah melakukan upaya penanganan darurat kepada masyarakat terdampak," demikian Raditya Jati. (antara/jpnn)

Dua puluh orang hilang dalam tragedi tanah longsor merusak sejumlah rumah warga di Desa Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (14/2).