Ditahan Persik 1-1, Marcos Santos Bicara Masalah Striker Arema FC
jatim.jpnn.com, MALANG - Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkap kendala timnya saat ditahan Persik Kediri 1-1 pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9).
Marcos menyebut kondisi lini depan menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Arema FC.
Menurut dia, tidak ada penyerang murni yang berada dalam kondisi 100 persen fit saat menghadapi Persik.
"Tanpa striker tempo permainan kami terkadang agak melambat, jadi ketika ada penyerang sebagai pemantul dalam serangan balik para gelandang dan bahkan pemain belakang bisa memiliki titik acuan mengalirkan bola lebih cepat dan langsung," kata Marcos dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan.
Penyerang murni Arema FC Mauro Zijlstra masih menjalani pemulihan cedera.
Sementara itu, rekrutan anyar Samuel Otusanya juga belum sepenuhnya fit. Penyerang asal Nigeria tersebut baru dimainkan pada menit ke-57 untuk menggantikan Gabriel Silva.
Marcos mengatakan kondisi kebugaran pemain berpengaruh terhadap strategi yang diterapkan tim, terutama dalam memberikan ruang lebih kepada gelandang dan pemain sayap.
Meski demikian, pelatih asal Brasil itu menegaskan seluruh pemain tetap mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan performa maksimal.
Arema FC ditahan Persik 1-1. Marcos Santos mengungkap kendala lini depan karena tidak ada striker yang 100 persen fit.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News