Persebaya Protes Wasit dan VAR Usai Kalah dari Madura United

Sabtu, 18 April 2026 – 15:33 WIB
Persebaya Protes Wasit dan VAR Usai Kalah dari Madura United - JPNN.com Jatim
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (tengah) menunjukkan hasil analisis tim setelah pertandingan pekan ke-28 BRI Super League 2025, Jumat ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares melontarkan protes keras terhadap keputusan wasit seusai timnya kalah 1-2 dari Madura United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Tavares menyoroti sejumlah keputusan krusial, terutama terkait dugaan pelanggaran di kotak penalti yang tidak berujung hadiah penalti.

“Terutama pelanggaran di area penalti lawan yang tidak diberikan serta proses terjadinya gol kedua Madura United,” kata Tavares dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4) malam.

Dia menilai insiden yang melibatkan Bruno Paraiba seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.

Selain itu, Tavares juga mempertanyakan tidak adanya intervensi video assistant referee (VAR) dalam momen tersebut.

“Saya tidak mengerti kenapa VAR tidak menunjukkan itu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Tavares juga memprotes proses gol kedua Madura United.

Menurut dia, gol tersebut bermula dari pemain lawan yang masuk ke lapangan tanpa izin wasit, padahal saat itu Persebaya sedang menguasai bola.

Pelatih Persebaya protes keputusan wasit dan VAR usai kalah 1-2 dari Madura United.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News