PSIM Dua Kali Tertinggal, Van Gastel Sebut Hasil Imbang Sudah Maksimal

Sabtu, 14 Februari 2026 – 11:06 WIB
PSIM Dua Kali Tertinggal, Van Gastel Sebut Hasil Imbang Sudah Maksimal - JPNN.com Jatim
Pemain PSIM Yogyakarta Ze Valente (kiri) berebut bola dengan pemain Persik Kediri saat pertandingan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026). ANTARA/Rizal Hanafi

jatim.jpnn.com, GRESIK - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menilai hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri merupakan capaian maksimal bagi timnya, setelah sempat tertinggal dua kali dan harus bekerja keras untuk menyamakan kedudukan.

Menurut Van Gastel, PSIM tidak berada dalam kondisi terbaik sehingga kesulitan saat kehilangan penguasaan bola.

“Kami tidak berada dalam posisi yang baik, jadi saat kehilangan bola kami tidak sebaik biasanya,” kata Van Gastel seusai pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (14/2).

Dia menilai laga berjalan taktis karena kedua tim sama-sama menerapkan strategi yang baik sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Van Gastel mengakui tuan rumah Persik tampil impresif pada babak pertama dan membuat PSIM kesulitan mengantisipasi rotasi permainan.

“Kediri bermain sangat baik di babak pertama dan kami sedikit kesulitan mencegah rotasi yang mereka lakukan,” ucapnya.

Meski demikian, pelatih asal Belanda itu melihat sisi positif dari performa anak asuhnya, terutama mental tim yang mampu bangkit setiap kali tertinggal.

“Dua kali kami tertinggal dan tim saya bisa bangkit. Itu hal yang sangat positif,” ujarnya.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menilai hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri sebagai capaian maksimal setelah timnya dua kali tertinggal.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News