Parah! 3 Orang Ini Jual Premium Palsu, Begini Modus Mereka

Selasa, 21 September 2021 – 14:00 WIB
Parah! 3 Orang Ini Jual Premium Palsu, Begini Modus Mereka - JPNN.com Jatim
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dugaan pembuatan premium palsu di Lumajang. Foto: tribratanews.jatim.polri.go.id

jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Polres Lumajang menyingkap dugaan pembuatan BBM premium palsu di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir pada 17 September lalu. Aparat pun mengamankan tiga orang tersangka.

Mereka masing-masing berinisial DH (36) warga Desa Kabuaran; MY (27) asal Desa Pohsangit, Kademangan, Kota Probolinggo; dan YDA (20) dari Desa Sumber Wetan, Kedopok, Kota Probolinggo.

Ketiganya tertangkap basah di rumah DH saat melakukan pengoplosan dan pengiriman bahan mentah.

Kasubsipenmas Humas Polres Lumajang, Aipda Ari Wibowo memaparkan ketiga pelaku mempunyai peran masing-masing. DH bertindak sebagai pengoplos bahan mentah.

"Sedang MY dan YDA menjadi kurir pengantar bahan mentah kepada DH," kata Aipda Ari, mengutip laman Polda Jatim, Selasa (21/9).

DH mengaku BBM palsu tersebut dibuat dengan mencampur 200 liter minyak mentah dengan pertalite 35 liter, lalu ditambah satu sendok makan pewarna warna kuning sehingga menyerupai premium.

Tersangka pun mengungkapkan bahan minyak mentahnya didapat dari seseorang di Kota Probolinggo seharga Rp 1,65 juta per drum isi 200 liter. Adapun untuk pewarna dibeli DH dari toko online seharga Rp 129 ribu per botol.

"Selanjutnya premium palsu tersebut dipasarkan kepada masyarakat seharga Rp 280 ribu per 35 liter," ujar Ari.

Polisi mengungkapkan dugaan praktik pembuatan dan peredaran BBM jenis premium palsu di Lumajang.