Dokter di Surabaya Diduga Perkosa Adik Ipar Hingga Korban Melahirkan

Jumat, 02 Oktober 2026 – 12:07 WIB
Dokter di Surabaya Diduga Perkosa Adik Ipar Hingga Korban Melahirkan - JPNN.com Jatim
Korban saat melapor dugaan pemerkosaan oleh kakak iparnya di Polda Jawa Timur, Jumat (2/10). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang dokter di Surabaya berinisial SKH diduga beberapa kali memerkosa adik iparnya hingga melahirkan. Kasus tersebut telah dilaporkan korban ke Polda Jawa Timur.

Pendamping hukum korban Purnama mengatakan kliennya SR (30) adalah adik dari istri terlapor. Dia pertama kali mengalami pemerkosaan di apartemen Surabaya, Juni 2025.

“Korban pagi hari ditinggal mengantar sekolah oleh kakaknya, itu mengantar sekolah anaknya,” kata Purnama ketika dikonfirmasi, Jumat (2/10).

Awalnya, korban tengah tidur pulas di kamarnya, terlapor yang melihat itu langsung mendatanginya. Pria itu mengancam menggunakan pisau agar mau menurutinya.

"Ketika kakak dari pelapor ini atau istri dari dokter ini datang, itu mau datang ke rumah, terlapor ini mengancam untuk tidak boleh bercerita kepada kakak kandung," ujarnya.

Korban yang takut dengan ancaman terlapor akhirnya tak menceritakan peristiwa yang dialaminya. Di sisi lain, kakak iparnya terus melakukan pemerkosaan hingga beberapa kali.

“Beberapa hari kemudian terulang kembali kejadian yang sama, sembari mengancam untuk menuruti nafsu bejatnya, untuk berhubungan badan kembali. Dan mengancam kalau tidak menuruti, maka akan dibunuh,” ucapnya.

Saat ini, korban dikabarkan telah melahirkan seorang bayi. Dia memutuskan melaporkan kasusnya ke Polda Jawa Timur, dan teregister dengan nomor laporan LP/B/1289/SPKT/Polda Jawa Timur tertanggal 28 September 2026.

Dokter di Surabaya diduga perkosa adik iparnya beberapa kali hingga korban melahirkan.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News