Lima Pelaku Ganjal ATM Antar Kota di Jatim Ngaku Kenal di Penjara
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak lima tersangka yang tergabung komplotan ganjal ATM di Jawa Timur disebut saling mengenal saat di penjara. Mereka juga bertindak profesional setelah beraksi.
Diketahui, kelima orang yang ditangkap tersebut berinisial DD (42) warga Cilegon, MW (45) dan AN asal Lampung, AS (42) warga Bandung, serta ADS (35) warga Sumedang.
“Mereka kenal waktu di lapas. Jadi mereka, yang punya ide itu yang ada di Tasik ya, itu yang paling senior,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur di markasnya, Kamis (1/10).
Jumhur mengatakan pihaknya sempat mengalami kesulitan ketika mendeteksi kelima tersangka. Polisi membutuhkan waktu satu bulan untuk memastikan identitas pelaku.
“Kesulitannya juga setiap pelaku ini rumahnya berbeda-beda, sangat jauh. Ada yang Tangerang, Cikampek, Nagrek, Ciamis, Tasik,” ujarnya.
Selain itu, Jumhur menyebut para pelaku pintar menyembunyikan diri setelah beraksi. Salah satunya, menghindari menginap di hotel agar identitasnya tidak terbaca petugas.
“Tidak pernah di hotel, takut disisir begitu. Mereka langsung pulang masing-masing, nanti kalau mau kerja lagi baru janjian di mana, di rest area mana, baru kumpul," jelasnya.
Namun, aparat kepolisian dapat mengidentifikasi pelaku setelah melihat rekaman CCTV di lokasi kejadian. Lalu, mengirimkan identitasnya ke setiap kepolisian di daerah.
Lima pelaku ganjar ATM mengaku saling mengenal ketika di dalam penjara
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News