Santri Disabilitas di Gresik Diduga Disiksa Senior, Punggung dan Tangan Luka Disetrika
jatim.jpnn.com, GRESIK - Seorang santri penyandang disabilitas tuna wicara di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan oleh sesama santri.
Korban berinisial MO (17) bahkan mengalami luka bakar di bagian punggung dan tangan yang diduga akibat ditempel setrika panas.
Perwakilan keluarga korban, Suyadi, mengatakan kasus tersebut terungkap ketika ibu korban menjenguknya di pesantren pada pertengahan September 2026.
Saat itu, sang ibu secara tidak sengaja melihat bekas luka bakar di tangan korban. Curiga dengan kondisi tersebut, keluarga kemudian meminta MO membuka bajunya.
Betapa terkejutnya keluarga ketika melihat terdapat luka bakar di bagian punggung korban.
“Ada dua luka serius di tangan dan punggung akibat disetrika,” kata Suyadi, Selasa (29/9).
Kecurigaan keluarga sebenarnya sudah muncul sebelumnya. Ayah korban sempat melihat sejumlah luka yang tidak biasa di tubuh anaknya.
Namun, saat itu korban masih mengelak dan menutupi kejadian yang dialaminya. Selain luka bakar, keluarga juga menemukan luka yang menyerupai bekas sundutan rokok di sejumlah bagian tubuh korban.
Santri penyandang disabilitas di Gresik diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan. Korban mengalami luka bakar dan trauma hingga enggan kembali ke pesantr
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News