Korban Dugaan Pelecehan Seksual Konten Boneka di Tunjungan Lebih dari 100 Perempuan
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polrestabes Surabaya memeriksa kreator di balik akun TikTok @takimofficial08 terkait dugaan pelecehan seksual bermodus pembuatan konten video boneka di kawasan Jalan Tunjungan.
Dalam pemeriksaan yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan tersebut, kreator yang akrab disapa Takim mengaku jumlah perempuan yang menjadi sasaran konten mencapai lebih dari 100 orang.
Pengakuan itu disampaikan Takim saat Luthfie menanyakan jumlah perempuan yang pernah dilibatkan dalam konten tersebut.
“Banyak korbannya yang kamu gituin? Berapa orang?” tanya Luthfie dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @luthfie.daily, dilihat Jumat (25/9).
“Ya, seratusan lebih,” jawab Takim.
Meski menyebut lebih dari 100 orang, angka tersebut masih merupakan pengakuan dari terduga dan belum menunjukkan jumlah korban yang telah terverifikasi secara resmi oleh kepolisian.
Baca Juga:
Dalam pemeriksaan itu, Luthfie juga mencecar Takim mengenai cara mereka mengajak perempuan menjadi bagian dari konten. Dia mengaku awalnya meminta izin kepada perempuan yang menjadi sasaran konten.
“Saya nge-lobby ndan. Sorry permisi kak aku boleh minta izin buat konten boneka boleh enggak, begitu. Terus bilang boleh, dua hari kemudian enggak terima,” kata Takim.
Kreator akun TikTok @takimofficial08 diperiksa Polrestabes Surabaya terkait dugaan pelecehan bermodus konten boneka. Dia mengaku sasarannya lebih dari 100 perem
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News