Terduga Pembakar TN Baluran Akui Beraksi 4 Hari Berturut-turut, Ini Lokasinya

Selasa, 08 September 2026 – 15:33 WIB
Terduga Pembakar TN Baluran Akui Beraksi 4 Hari Berturut-turut, Ini Lokasinya - JPNN.com Jatim
Tersangka pembakaran hutan di kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur. ANTARA/HO-TN Baluran

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menyebut terduga pelaku pembakaran kawasan Taman Nasional Baluran (TN Baluran), Situbondo, Jawa Timur, mengaku berulang kali melakukan pembakaran di sejumlah lokasi.

Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Aswin Bangun mengatakan pria berinisial MF diamankan petugas saat patroli pada Kamis (3/9) sekitar pukul 04.15 WIB.

"Dalam pemeriksaan, MF menerangkan bahwa korek api gas tersebut digunakan untuk melakukan pembakaran di kawasan TN Baluran, dan yang bersangkutan mengakui melakukan pembakaran di sejumlah lokasi," kata Aswin, Senin (7/9).

Saat diamankan, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, salah satunya korek api gas yang diduga digunakan untuk membakar kawasan konservasi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MF mengaku melakukan pembakaran pada 31 Agustus, 1 September, 2 September, dan 3 September 2026.

Pembakaran tersebut disebut terjadi di sejumlah lokasi, antara lain sekitar Waduk Bajul Mati serta wilayah Pos 1 dan Pos 2 TN Baluran.

Aswin mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, aksi pembakaran tersebut dilakukan atas inisiatif MF sendiri.

Meski demikian, seluruh keterangan terduga pelaku masih akan didalami dan dicocokkan dengan alat bukti serta fakta yang ditemukan di lapangan.

Terduga pelaku pembakaran Taman Nasional Baluran, MF, disebut mengaku berulang kali membakar sejumlah lokasi pada 31 Agustus hingga 3 September 2026.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News