Buntut Pembacokan, Polisi Geledah Markas DC di Surabaya, Temukan Parang hingga Stik Golf
"Jangan sampai terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga memperkeruh situasi," ujarnya.
Dia menegaskan kepolisian tidak akan ragu menindak siapa pun yang mencoba membuat kericuhan. Pihaknya telah menangkap satu orang tersangka dalam kasus pembacokan itu.
“Kami sebagai aparat penegak hukum tidak akan segan-segan menindak siapapun yang akan melakukan upaya-upaya membuat kericuhan di Kota Surabaya sehingga harapannya masyarakat mempercayakan semua proses ini kepada kepolisian," tuturnya.
Sebelumnya, polisi menetapkan SL (36) sebagai tersangka pembacokan terhadap petugas valet di Jalan Basuki Rahmat. Tersangka menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya pada Minggu (26/7).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan peristiwa bermula ketika SL menemukan sebuah mobil Suzuki Karimun Wagon R yang diduga menunggak cicilan di area parkir sebuah tempat hiburan malam sekitar pukul 03.15 WIB.
SL kemudian mengajak tiga rekannya untuk menarik kendaraan tersebut. Namun, upaya penarikan mobil memicu cekcok dengan petugas keamanan dan petugas parkir karena kendaraan tidak diserahkan.
Perselisihan itu berkembang menjadi aksi saling pukul. Merasa kalah jumlah, SL dan rekan-rekannya meninggalkan lokasi sambil meminta bantuan kelompok lainnya.
Sekitar 20 menit kemudian, mereka kembali ke lokasi.
Saat hendak masuk ke tempat hiburan malam, rombongan tersebut dihalangi petugas keamanan. Mereka kemudian menyisir area parkir hingga menemukan orang yang dicari bersembunyi di dalam lokasi hiburan.
SL selanjutnya mengambil parang yang telah disimpan di bagasi mobil, lalu menyerang petugas valet hingga mengalami luka parah sebelum melarikan diri bersama kelompoknya. Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka, terdiri atas dua petugas valet dan satu orang dari kelompok pelaku yang terkena sabetan senjata tajam milik SL.
Menurut Hadi, setelah kejadian, tersangka membuang parang serta kaus merah yang dikenakannya ke kawasan Sungai Gunungsari untuk menghilangkan barang bukti.
Polrestabes Surabaya menggeledah markas debt collector di Jalan Teuku Umar susai kasus pembacokan petugas valet. Polisi menyita parang hingga stik golf.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News