Dendam & Tak Direstui Jadi Pemicu Anak Angkat di Nganjuk Bunuh Ayah hingga Dikubur di Pekarangan

Jumat, 17 Juli 2026 – 21:20 WIB
Dendam & Tak Direstui Jadi Pemicu Anak Angkat di Nganjuk Bunuh Ayah hingga Dikubur di Pekarangan - JPNN.com Jatim
Polres Nganjuk menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan ayah. Foto: Humas Polres Nganjuk

jatim.jpnn.com, NGANJUK - Seorang anak perempuan berinisial DM (19), asal Desa Kaloran, Kecamatan Ngroggot, Kabupaten Nganjuk tega membunuh ayah angkat bernama Gatot Tri Wahyu (52). Pembunuhan itu telah direncanakan DM dan dibantuk oleh sang kekasih berinisial NJ (28) warga Kecamatan Tanjung Anom.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan terungkapnya kasus itu bermula saat warga curiga tidak melihat korban dalam beberapa hari.  Perangkat desa bersama warga berinisiatif untuk mengecek rumah korban dan mendapati gundukan tanah baru di pekarangan samping rumah.

Temuan itu, lantas dilaporkan ke Polsek Ngroggot. Tim Inafis Polres Nganjuk tiba di lokasi dan menemukan jasad korban terkubur di lokasi tersebut. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan.

"Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan ini hingga berhasil mengamankan dua tersangka," kata Suria, Jumat (17/7).

Dua tersangkan yang ditangkap ialah DM (19) yang merupakan anak angkat korban dan kekasihnya NJ (28).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menjelaskan sebelum dieksuksi, kedua melakukan perencanaan terlebih dahulu.

"Ini adalah pembunuhan berencana. Jadi, sebelum mengeksekusi sudah direncanakan," kata Sukaca, Jumat (17/7).

Dia menjelaskan otak utama dalam pembunuhan ini ialah DM. Rencana demi rencana disusun oleh tersangka DM sejak Sabtu (11/7).

Kronologi anak angkat di Nganjuk tega menghabisi nyawa ayahnya lalu dikubur di pekarangan rumah tetangga dibantu sang pacar karena tak direstui.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News