Kenalan Lewat Aplikasi, Perempuan di Probolinggo Berakhir Tewas dan Dibuang ke Sumur
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polres Probolinggo mengungkap misteri penemuan jenazah perempuan di dalam sumur di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dua pria yang diduga sebagai pelaku kini telah ditangkap.
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan korban diketahui berinisial SM (24) warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
"Dua orang tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RF dan HD. Keduanya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo," kata Latif, Sabtu (4/7).
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cincin dan pengikat rambut milik korban, dua telepon genggam milik tersangka, jaket berbahan denim, serta sepeda motor yang digunakan pelaku.
Berdasarkan hasil penyidikan, kasus pembunuhan itu bermula pada Sabtu (30/5). Korban berkenalan dengan tersangka RF melalui aplikasi pertemanan daring. Keduanya kemudian berkomunikasi melalui WhatsApp hingga sepakat bertemu di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo.
Saat bertemu, RF mengajak korban dengan dalih akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, korban justru dibawa ke kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.
Di lokasi tersebut, RF diduga melakukan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkan perempuan itu meninggal dunia.
"Setelah kejadian tersebut, jasad korban ditinggalkan sementara di sekitar lokasi. Selanjutnya, kedua tersangka berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak sepeda motor milik korban," ujar Wahyudin.
Polres Probolinggo mengungkap kasus mayat perempuan di dalam sumur. Korban ternyata dibunuh dua pria yang dikenalnya melalui aplikasi pertemanan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News