Pelajar SMA di Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Temannya Gegara Sandal
Hana menduga kuat adiknya menjadi korban pengeroyokan. Dugaan itu muncul setelah keluarga mendapati sejumlah pemuda telah berkumpul di rumah sakit saat korban pertama kali dibawa untuk mendapatkan perawatan.
"Saat pertama kali dibawa ke dokter, banyak anak-anak yang tengah berkumpul sekitar 10-20 anak. Lalu ada beberapa anak yang megang tangan tante saya (ibu korban) dan menyampaikan permohonanan maaf," katanya.
Namun, saat itu keluarga lebih fokus pada kondisi korban sehingga tidak sempat menanyakan lebih jauh.
“Kalau hanya satu atau dua orang saya tidak menyebutnya pengeroyokan. Tapi kalau lebih dari dua orang, saya meyakini itu pengeroyokan,” ujarnya.
Terkait motif, keluarga mendengar adanya dugaan perselisihan lama antara korban dengan salah satu terduga pelaku mengenai persoalan sandal yang hilang.
Namun, Hana menegaskan persoalan tersebut sebenarnya telah diselesaikan dengan mengganti sandal yang dimaksud.
"Saya sudah beritikad baik mengganti dengan sandal baru. Sangat disayangkan jika persoalan seperti itu sampai berujung pada tindakan yang menghilangkan nyawa seseorang,” katanya.
Karena itu, keluarga memilih menunggu hasil penyelidikan polisi untuk memastikan motif sebenarnya di balik dugaan pengeroyokan yang berujung pada kematian korban.
Kronologi remaja di Surabaya meninggal dunia seusai diduga dikeroyok temannya karena perkara sandal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News