Surabaya Diduga Jadi Markas Jaringan Scam Internasional Lintas Negara

Sabtu, 09 Mei 2026 – 11:06 WIB
Surabaya Diduga Jadi Markas Jaringan Scam Internasional Lintas Negara - JPNN.com Jatim
Konferensi pers ungkap kasus praktik scamming jaringan internasional di Surabaya. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

Dalam pengungkapan kasus di Surabaya, polisi mengamankan total 41 warga negara asing dan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam jaringan scam internasional. Para pelaku ditangkap dari sejumlah lokasi di Surabaya, Solo, hingga Bali.

Divhubinter Polri melalui Interpol Indonesia kini terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum Jepang, China, hingga Amerika Serikat untuk menelusuri kemungkinan korban lain dan membongkar jaringan internasional tersebut.

“Kami sudah membuka komunikasi dengan aparat penegak hukum Jepang, China, dan Amerika untuk mendukung penyidikan kasus yang diungkap di Surabaya,” kata Ricky.

Dia juga menyebut kemungkinan jumlah korban masih akan bertambah, termasuk dari China dan Taiwan. Sebab, para pelaku diduga menargetkan warga negaranya masing-masing dalam menjalankan aksi penipuan.

“Jaringan ini bekerja sangat rapi dan profesional. Karena itu, pengungkapan kasus seperti ini menjadi perhatian serius kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan, jaringan tersebut menjalankan modus penipuan dengan menyamar sebagai aparat kepolisian.

Mereka membuat ruangan menyerupai kantor polisi lengkap dengan atribut, foto daftar pencarian orang (DPO), hingga seragam polisi untuk mengintimidasi korban.

Korban kemudian dituduh terlibat kasus pencucian uang atau tindak pidana lain agar panik dan mentransfer uang kepada pelaku.

Surabaya diduga jadi basis sindikat scam internasional lintas negara. Polisi tangkap 41 WNA dan 3 WNI dalam jaringan penipuan online yang terorganisir rapi
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News