Joki UTBK di Surabaya Ternyata Mahasiswa Berprestasi dan Calon Lulusan Cumlaude
Setelah diperiksa, peserta tersebut ternyata menggunakan identitas milik orang lain. Dari pengembangan penyidikan, polisi menemukan praktik perjokian ini dijalankan sindikat terorganisir yang telah beroperasi sejak 2017.
Jaringan tersebut memiliki pembagian tugas mulai dari pencari klien, broker, joki ujian hingga pembuat identitas palsu.
Untuk menjadi joki, para pelaku disebut harus memiliki kemampuan intelektual tinggi karena dituntut mampu menyelesaikan soal UTBK dalam waktu singkat tanpa menimbulkan kecurigaan.
“Dalam kondisi tertekan karena merasa dicurigai pengawas, mereka tetap tenang mengerjakan soal,” ujarnya.
Di balik kemampuan akademiknya, polisi juga mengungkap sisi lain kehidupan salah satu joki. Tersangka diketahui berasal dari keluarga sederhana dengan ibu single parent.
Uang hasil menjadi joki digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi sekaligus membantu ekonomi keluarga.
“Dari pengakuannya, uang itu dipakai untuk kebutuhan hidup dan membantu keluarga,” kata dia.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 14 tersangka, termasuk aktor utama, broker, joki hingga pembuat dokumen palsu.
Salah satu joki UTBK yang ditangkap di Surabaya ternyata mahasiswa berprestasi dan calon lulusan cumlaude. Sudah enam kali jadi joki ujian
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News