Joki UTBK Beroperasi Lintas Provinsi, Polisi Telusuri Jaringan hingga Kalimantan
“Jaringannya cukup luas dan sistem kerjanya terorganisir. Ada yang bertugas mencari calon mahasiswa, ada yang menyiapkan dokumen palsu, sampai pelaksana ujian,” katanya.
Sejauh ini, polisi telah mengamankan 14 tersangka dari beberapa klaster berbeda. Penyidik juga telah mengantongi identitas 114 pengguna jasa joki yang tersebar di sejumlah wilayah dan kampus negeri maupun swasta.
Menurutnya, para pengguna jasa sebagian besar mengincar fakultas favorit, terutama Fakultas Kedokteran. Untuk sekali proses, sindikat mematok tarif antara Rp500 juta hingga Rp700 juta.
“Sebagian besar memang untuk Fakultas Kedokteran karena dianggap paling sulit,” ungkapnya.
Polisi memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan untuk membongkar seluruh jaringan, termasuk kemungkinan adanya sindikat lain yang saling terhubung di berbagai daerah.
“Kami akan terus telusuri jaringan ini sampai tuntas karena praktik seperti ini mencederai dunia pendidikan dan merugikan peserta yang mengikuti seleksi secara jujur,” tuturnya. (mcr23/jpnn)
Sindikat joki UTBK yang dibongkar di Surabaya ternyata berjejaring lintas provinsi, mulai Jawa Timur, Jawa Barat hingga Kalimantan.
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News