Korban Pengeroyokan di Pantai Wediawu Malang Trauma, Barang-Barang Ikut Hilang
jatim.jpnn.com, MALANG - Lukman Abidin, salah satu rombongan wisatawan Surabaya yang menjadi korban penyerangan dari sekelompok orang tak dikenal di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Selasa (5/3) mengaku mengalami trauma.
Niat pemuda berusia 23 tahun itu untuk berlibur dan bersenang-senang bersama teman temannya justru berubah menjadi mimpi buruk yang tidak terlupakan.
Lukman Abidin mengungkapkan kejadian itu bermula saat rombongan berangkat menuju Villa Pantai Wedi Awu pukul 20.00 WIB dari Rungkut.
“Sekitar pukul 12 malam di Villa sebagian teman teman tidur pulas. Ada yang belum tidur setelah acara musik, nongkrong di depan Villa. Tepat pukul 02.30 WIB aksi penyerangan terjadi,” ungkap Lukman saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.
Menurut Lukman, setidaknya ratusan orang dari kelompok tak dikenal memenuhi lokasi kejadian. Tak hanya itu, mereka juga mengeroyok dan melempari korban dengan batu.
“Korban ada enam orang yang terluka. Satu orang luka parah. Barang-barang milik kami sebagian hilang seperti HP, sepatu, dompet. Sebagian pelaku merusak kendaraan kami,” ucapnya.
“Kerusakan kendaraan terdiri dari dua mobil pribadi, dua Elf, satu mobil travel, dan satu mobil pribadi milik rombongan wisata lain,” kata dia
Dia bersyukur pihak kepolisian bersama tim medis langsung datang ke TKP serta memberikan penanganan dan perawatan terhadap korban yang luka luka.
Liburan rombongan wisata Surabaya di Pantai Wediawu Malang berubah mencekam seusai diserang ratusan orang. Enam korban luka, satu parah, sejumlah barang hilang
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News