Pelajar di Surabaya Jadi Korban Begal, Motor Dirampas Korban Dianiaya
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kejadian nahas menimpa seorang pelajar berinisial FS (15). Dia menjadi korban begal saat melintas kawasan Jalan Pandan, Genteng, Surabaya pada Rabu (8/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Motor dan ponsel milik raib dirampas pelaku.
Kakak FS, Fahmi (25) menceritakan kasus itu bermula saat adiknya keluar rumah bersama temannya mengendarai motor masing-masing sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat melintas di Jalan Rangkah, tiba-tiba laju motor korban dipotong oleh komplotan pelaku yang berjumlah empat orang. Korban diminta berhenti.
"Adik saya diancam sajam dan dipaksa bonceng tiga pelaku digiring ke arah Jalan Pandan," kata Fahmi, Jumat (10/4).
Selama di perjalanan, adiknya diancam supaya diam dan tidak berontak. Korban juga dipukuli selama dibonceng. Dia dibawa komplotan pelaku berputar-putar hingga ke kawasan Jalan Kusuma Bangsa.
"Pelaku melakukan eksekusi terakhir setelah belok masuk di Jalan Pandan tersebut," jelasnya.
Menurut Fahmi, adiknya sudah berteriak dan didengar beberapa pegawai jasa ekspedisi di sekitar Jalan Pandan. Korban kemudian dibantu pegawai ekspedisi mengejar pelaku.
"Pelaku terlalu sat-set dan tidak terkejar. Kerugian satu unit motor Vario beserta STNK, dan satu ponsel," bebernya.
Pelajar 15 tahun di Surabaya jadi korban begal. Motor dan ponsel dirampas, korban dianiaya komplotan pelaku. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News