Kasus SK ASN Palsu Gresik Meluas, Korban Capai 14 Orang, ASN Aktif Diduga Terlibat
jatim.jpnn.com, GRESIK - Kasus penipuan SK ASN palsu yang mencatut nama Pemkab Gresik terus berkembang. Terbaru, dalangnya diduga melibatkan ASN aktif hingga mantan ASN.
Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil membenarkan adanya informasi tersebut.
"Informasinya ada satu ASN aktif yang terlibat dan juga ASN yang non aktif," kata Washil, Jumat (10/4).
Dia mengungkapkan ASN nonaktif yang diduga terlibat bukan kali pertama tersandung kasus serupa.
"Dulu juga pernah memasukkan THL nonprosedural dan terkena teguran sampai dipecat," ujarnya.
Dalam aksinya, pelaku menawarkan kelulusan menjadi ASN tanpa tes kepada korban. Korban diminta menyetor uang dengan nominal bervariasi.
"Info dari BKPSDM untuk nominal sekitar Rp50 juta sampai Rp75 juta," ungkapnya.
Jumlah korban pun terus bertambah. Dari sebelumnya sembilan orang, kini tercatat sudah mencapai 14 orang.
Skandal SK ASN palsu di Gresik makin panas. Korban bertambah, pelaku diduga orang dalam.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News