Pria Bersenjata Tajam di Desa Tepas Ngawi Dilumpuhkan Polisi dengan Pistol Kejut
Situasi semakin menegangkan ketika beberapa anggota tiba di lokasi. JP memilih mengurung diri di dalam rumah bersama adiknya.
Upaya persuasif dilakukan sejak pagi.Meski sempat berkerumun di sekitar lokasi, namun sebagian warga cemas.
Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto, mengaku masih mencoba satu kali negosiasi terakhir. Namun, karena JP diketahui memegang senjata tajam dan berpotensi membahayakan petugas maupun warga, tindakan tegas terukur akhirnya diambil.
“Pintu rumah didobrak. Dalam hitungan detik, petugas melepaskan pistol kejut untuk melumpuhkan JP tanpa menimbulkan luka serius,” kata AKP Haris.
JP selanjutnya dibawa ke RSUD Ngawi untuk menjalani observasi kejiwaan, dan perawatan lebih lanjut.
“Kami juga menurunkan tambahan personel Sabhara guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” pungkas Haris. (mcr23/jpnn)
Sempat resahkan warga karena sering bawa sajam, pria di Desa Tepas akhirnya dilumpuhkan dengan pistol kejut
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News