Balita di Lakarsantri Diduga Disiksa Paman dan Bibi Hingga Lebam dan Luka-luka
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang balita perempuan berinisial K (4) di Jalan Bangkingan, Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya sendiri.
Kasus tersebut terungkap pada Senin (9/2), setelah korban terdengar berteriak meminta tolong dari dalam kamar kos. Warga sekitar kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban sebelum melaporkan kejadian itu ke polisi.
Atas laporan tersebut, Polrestabes Surabaya melalui Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung mengamankan dua orang terduga pelaku.
"Masih proses penyidikan. Terhadap tersangka sudah kita lakukan penahanan. Anak korban sementara tinggal sama neneknya," kata Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari, Sabtu (14/2).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya, termasuk lebam dan luka berdarah di bagian dagu.
"Lebam di badan, dagu berdarah. Sepertinya begitu (dianiaya pakai tangan kosong)," ujarnya.
Sementara itu, dari pengakuan awal, pelaku menganiaya korban karena merasa kesal.
"Masih didalami motifnya, sementara pengakuan tersangka karena anak tersebut nakal dan sulit diatur," katanya.
Seorang balita perempuan di Lakarsantri Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya. Polisi menemukan lebam dan luka berdarah di tubuh.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News