Enggan Beri Uang, Sopir Mobil Dikeroyok 3 Orang di Bubutan Surabaya

Jumat, 23 Januari 2026 – 17:42 WIB
Enggan Beri Uang, Sopir Mobil Dikeroyok 3 Orang di Bubutan Surabaya - JPNN.com Jatim
Sopir mobil dikeroyok diduga karena tak memberikan uang kepada pembersih kaca mobil di Jalan Raya Dupak-Jalan Raya Demak, Bubutan, Surabaya. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Insiden pengeroyokan terhadap seorang sopir mobil terjadi di perempatan lampu merah Jalan Raya Dupak–Jalan Demak, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Kamis (22/1) sore. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah videonya diunggah akun @viral_forjustice.

Dalam video yang beredar, terlihat tiga pria memukuli seorang pria mengenakan kaus merah dan celana pendek hitam di tengah jalan. 

Di video juga tertulis keterangan bahwa peristiwa itu dipicu karena korban tidak memberi uang kepada tukang semprot kaca mobil.

Tak lama kemudian, seorang pria berkaus hitam yang diduga rekan korban turun dari mobil dan ikut terlibat baku hantam. Terjadi adu jotos dua lawan tiga di tengah kepadatan lalu lintas.

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan satu orang terduga pelaku telah diamankan polisi.

“Satu orang sudah kami tangkap dari TKP. Untuk perannya masih kita lakukan pendalaman. Lebih jelasnya ke Kanit,” ujar Sandi saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bubutan Ipda Martinus Simanjuntak menjelaskan petugas bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari Call Center 110. Setelah menerima laporan, anggota piket langsung mendatangi TKP. 

"Korbannya belum membuat laporan dan masih kami cari. Satu orang sudah diamankan dan perannya masih kami dalami,” kata Martinus.

Sopir mobil dikeroyok tiga orang di lampu merah Dupak–Demak Surabaya. Satu pelaku diamankan, polisi masih menyelidiki motif.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News