Pengeroyokan Berdarah di Gresik, Polisi Tangkap 6 Anggota Gangster

Selasa, 06 Januari 2026 – 20:02 WIB
Pengeroyokan Berdarah di Gresik, Polisi Tangkap 6 Anggota Gangster - JPNN.com Jatim
Ilustrasi pengeroyokan. Ilustrator: dokumen JPNN.com

jatim.jpnn.com, GRESIK - Sat Reskrim Polres Gresik menangkap enam anggota gangster yang terlibat dalam aksi pengeroyokan berdarah di wilayah Kecamatan Dukun hingga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Korban diketahui berinisial EA (22) warga Desa Sukodadi, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Korban menjadi sasaran pengeroyokan di Jalan Raya Lowayu, perbatasan Desa Petiyin Tunggal, Kabupaten Gresik.

Akibat kejadian itu, korban mengalami dua luka robek di bagian kepala masing-masing sepanjang delapan sentimeter dan lima sentimeter, yang diduga akibat serangan menggunakan benda tajam.

Mendapat laporan kejadian, jajaran Sat Reskrim Polres Gresik langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan serangkaian tindakan kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti.

“Enam orang sudah kami amankan. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap otak pelaku dan pelaku lain yang terlibat,” ujar Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin (6/1).

Adapun enam orang yang ditangkap masing-masing berinisial MWM, MSA, FI, PDPP, ADAR, dan MSM, seluruhnya merupakan warga Kabupaten Gresik.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa enam unit handphone berbagai merek, satu unit sepeda motor Honda Beat warna silver, serta satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam.

Sat Reskrim Polres Gresik menangkap enam anggota gangster terkait pengeroyokan berdarah di Jalan Raya Lowayu. Polisi masih memburu otak pelaku.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News