Pengusaha Toko Kelontong yang Cekik Kurir Ditangkap Polisi, Rasakan Akibatnya
Melihat hal itu, AR langsung menganiaya dengan cara mencekik korban hingga menyebabkan mulut korban mengeluarkan darah.
Korban berupaya menjelaskan kepada pelaku perihal teknik pengembalian barang yang dibeli di toko daring, tetapi pelaku tidak peduli hingga akhirnya korban terpaksa menuruti kemauannya.
Korban pun akhirnya mengembalikan uang yang telah dia terima.
"Daripada saya mati dicekik, ya terpaksa uangnya saya kembalikan meskipun proses pengembalian barang yang dibeli secara daring tidak seperti itu," ujar Irwan.
Kasus penganiayaan pada kurir menuai aksi keprihatinan bagi para kurir di Kabupaten Pamekasan.
Mereka mendesak kasus tersebut diusut tuntas dan meminta korban tidak mencabut laporan hingga diproses di pengadilan.
"Pengusutan harus tuntas karena kami hanya kurir, tetapi malah kami yang menjadi sasaran penganiayaan," kata ujar Imamudin, kurir asal Larangan, saat menyampaikan dukungan di Mapolres Pamekasan. (antara/mcr12/jpnn)
Solidaritas kurir menggema seusai penganiayaan rekannya di Pamekasan, pelaku pun ditangkap polisi.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News