Kondisi Kurir di Pamekasan Setelah Dicekik Pembeli Gegara Barang Dinilai Tak Sesuai
jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Kurir ekspedisi bernama Irwan Siskiyanto (27) di Pamekasan menjadi korban kekerasan oleh pembelinya yang merupakan pengusaha toko kelontong inisial AR.
Kurir asal Dusun Bringah, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan tersebut mengalami penganiayaan, lehernya dicekik hingga mulutnya berdarah.
Dia mengaku sakit pada bagian leher, terutama saat menengadah atau menelan dan merasa nyeri di bagian gigi yang berdarah setelah mengalami penganiayaan.
Irwan telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan pengusaha toko kelontong tersebut ke Polres Pamekasan.
"Hari ini saya minta tim Reskrim Polres Pamekasan mulai melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada para pihak," jelas Irwan, Rabu (2/7).
Dia menjelaskan kejadian itu dialami dirinya saat mengirimkan paket ke alamat toko pelaku di Jalan Desa Laden, Pamekasan pada Senin (30/6) pukul 10.45 WIB.
Irwan mengaku paket berupa pembelian ponsel ke salah satu lapak toko daring senilai Rp1.589.235 dengan sistem pembayaran di tempat (COD).
Saat itu, paket yang dikirimkan Irwan diterima dam dibuka istri pelaku. Namun, dinilai tidak sesuai pesanan dan dia meminta agar uangnya dikembalikan.
Kurir ekspedisi di Pamekasan setelah mengalami kekerasan, kesakitan pada leher dan nyeri di gigi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News