Anggota TNI Dikeroyok di Terminal Arjosari Malang, Pelaku Diduga Para Jupang
LE mengaku tidak mengetahui pasti pemicu atau kronologi lengkap dari pengeroyokan yang menimpa anggota TNI tersebut.
“Saya hanya bantu evakuasi. Penyebabnya saya tidak tahu,” ucapnya.
Pada Jumat siang, muncul keberadaan mobil Patwal Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) di area terminal. Sejumlah anggota POMAL berpakaian sipil juga tampak berjaga dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.
Terpisah, Kepala Terminal Arjosari Mega Perwira Donowati membenarkan peristiwa itu. Walakin, penyebab pastinya sampai saat ini masih didalami.
“Benar, kejadiannya Kamis malam. Korban dikeroyok oleh sekitar lima sampai enam orang. Dugaan sementara, para pelaku merupakan juru panggil penumpang (jupang),” kata Mega.
Jupang merupakan orang yang bertugas mencari penumpang untuk bus. Mereka bisa berasal dari perusahaan otobus resmi maupun individu yang bekerja secara liar di terminal.
Menurut Mega, situasi berlangsung sangat cepat dan sulit dikendalikan. Beberapa kru bus sempat mencoba melerai, namun pelaku bertindak agresif.
Salah satu kru akhirnya membawa korban menjauh dan melapor ke petugas terminal, yang segera memanggil ambulans.
Anggota TNI diduga dikeroyok jupang di Terminal Arjosari Malang hingga mengalami luka serius di kepala, begini kronologinya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News