Kasus ISPA di Tulungagung Melonjak, Dua Puskesmas Penuh
Untuk mengantisipasi keterbatasan ruang rawat inap, Dinkes Tulungagung meminta seluruh puskesmas meningkatkan koordinasi. Pasien yang membutuhkan perawatan inap tetapi tidak mendapatkan tempat di puskesmas tujuan akan diarahkan ke fasilitas kesehatan lain yang masih memiliki tempat tidur tersedia.
"Bukan kami menolak pasien, tetapi kami berusaha mencarikan ruang rawat inap di puskesmas yang dekat dengan rumahnya," katanya.
Dinkes Tulungagung memastikan koordinasi antar-puskesmas terus dilakukan agar peningkatan kebutuhan layanan rawat inap tidak menghambat masyarakat mendapatkan perawatan.
Dengan skema tersebut, pasien tetap dapat memperoleh layanan kesehatan meskipun ruang rawat inap di puskesmas tertentu sedang penuh. (antara/mcr12/jpnn)
Dinkes Tulungagung mencatat lonjakan kasus ISPA sejak awal 2026. BOR ruang rawat inap Puskesmas Kauman dan Karangrejo mencapai 100 persen.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News