Tata Kelola Jurnal Diperkuat, Untag Surabaya Siapkan Pengelola Hadapi Akreditasi
Ketua LPPM Untag Surabaya Prof Dr Slamet Riyadi mengatakan workshop tersebut sekaligus menjadi bagian dari monitoring dan penyegaran pemahaman pengelola jurnal terhadap tata kelola yang telah berjalan.
Kegiatan tersebut juga direncanakan menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Agenda hari ini kami jadikan sebagai bagian monitoring untuk menyegarkan kembali terkait pengelolaan jurnal yang telah kita miliki. Dan rencananya akan kami adakan tiap tahunnya,” ujarnya.
Slamet menambahkan, workshop juga menjadi momentum untuk mempersiapkan pengelola jurnal menghadapi proses akreditasi mendatang.
Pengalaman dalam proses akreditasi sebelumnya, termasuk kendala laman jurnal yang sempat mengalami peretasan, menjadi bahan evaluasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Pengelola platform Sinta, Arjuna, Garuda, dan Rama, Dewa Made Raditya Agung Sedana, M.M., mengingatkan pentingnya memastikan laman jurnal dapat diakses selama proses akreditasi.
“Ketika web jurnal down, maka editor pun tidak dapat mengakses saat verifikasi awal dan langsung dikategorikan gugur,” jelasnya.
Dewa juga menyampaikan adanya perubahan dalam pengurusan e-ISSN. Sejak Januari 2026, pengurusan e-ISSN telah dialihkan dari BRIN ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Untag Surabaya memperkuat tata kelola jurnal ilmiah melalui workshop yang membahas kualitas publikasi, akreditasi, akses laman jurnal, dan e-ISSN.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News