Tata Kelola Jurnal Diperkuat, Untag Surabaya Siapkan Pengelola Hadapi Akreditasi

Kamis, 01 Oktober 2026 – 14:41 WIB
Tata Kelola Jurnal Diperkuat, Untag Surabaya Siapkan Pengelola Hadapi Akreditasi - JPNN.com Jatim
Untag Surabaya memperkuat tata kelola jurnal ilmiah melalui workshop yang membahas kualitas publikasi, akreditasi, akses laman jurnal, dan e-ISSN. Foto: Humas Untag Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperkuat tata kelola jurnal ilmiah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi dan reputasi akademik perguruan tinggi.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya, Rabu (30/9).

Kegiatan berlangsung secara hybrid dari Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung R Ing Soekonjono. Workshop tersebut mempertemukan pengelola jurnal dan dosen Untag Surabaya dengan perwakilan Untag Semarang, Untag Banyuwangi, Untag Jakarta, Untag Cirebon, dan Untag Samarinda.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut dihadirkan sebagai narasumber untuk membahas pengelolaan jurnal ilmiah, mulai dari tata kelola hingga upaya meningkatkan kualitas publikasi.

Rektor Untag Surabaya Dr Harjo Seputro mengatakan jurnal ilmiah menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penguatan reputasi akademik perguruan tinggi.

Menurut dia, perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan jurnal.

Namun, pemanfaatan teknologi tersebut tetap harus memperhatikan etika dan integritas akademik.

“Jurnal ilmiah sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan reputasi akademik perguruan tinggi. Di era digital, teknologi kecerdasan buatan hadir sebagai alat yang dapat membantu mempercepat proses editorial, meningkatkan akurasi dalam plagiarism check, serta mendukung analisis data bibliometrik. Namun, pemanfaatannya harus dengan penuh tanggung jawab berdasarkan etika dan integritas akademik,” kata Harjo.

Untag Surabaya memperkuat tata kelola jurnal ilmiah melalui workshop yang membahas kualitas publikasi, akreditasi, akses laman jurnal, dan e-ISSN.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News