Jumlah Perajin Batik Menurun 40 Persen, Wamen Perindustrian Prihatin

Kamis, 01 Oktober 2026 – 13:32 WIB
Jumlah Perajin Batik Menurun 40 Persen, Wamen Perindustrian Prihatin - JPNN.com Jatim
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza saat hadiri Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) di Surabaya, Rabu (30/9). Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Jumlah perajin batik di Indonesia mengalami penurunan setiap tahunnya. Pemerintah memiliki tugas untuk melestarikan kembali warisan budaya tersebut.

Berdasarkan data Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI), jumlah perajin batik di sentra produksi nasional mengalami penurunan sebesar 40 persen, pada tahun 2024.

Merespons itu, Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian Faisol Riza mengatakan data tersebut merupakan sebuah keprihatinan yang seharusnya bisa memacu pemerintah untuk bekerja.

“Tentu ini satu keprihatinan. Mestinya dengan data itu bisa dipacu, sebagai cambuk buat kami, buat pemerintah,” kata Faisol saat hadiri Hari Batik Nasional (HBN) di Surabaya, Rabu (30/9).

Faisol menyebut sudah waktunya pemerintah melakukan regenerasi perajin batik untuk masa depan. Salah satu caranya, dengan memperluas pasar penjualan.

“Ada kondisi yang harus diperhatikan di mana menurunnya perajin batik dan harus mulai membuat target baru agar para perajin batik bertambah setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembinaan kepada perajin baru di setiap daerah, dengan menekankan agar membuat pola yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

“Melalui pembinaan, kami mendukung, mendorong penanda batik berdasarkan indikasi geografis untuk menunjukkan keaslian, dan kemudian proses produksi dan juga daerah asal,” jelasnya.

Wamen Perindustrian Faisol Riza ungkap cara meningkatkan angka perajin batik di Indonesia
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News