85 Kebakaran Terjadi di Madiun Selama Musim Kemarau, 47 Kasus Lahan
jatim.jpnn.com, MADIUN - Sebanyak 85 kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kota Madiun selama musim kemarau 2026. Data tersebut berdasarkan catatan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun yang menangani berbagai kejadian kebakaran selama periode tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Hengky Wahyu Setyo Wibowo mengatakan, dari 85 kejadian itu, kebakaran lahan menjadi kasus yang paling banyak ditangani.
Rinciannya, 47 kejadian merupakan kebakaran lahan, 14 kasus terkait instalasi listrik, 11 kebakaran bangunan, dua kebakaran kendaraan, dan 11 kejadian lainnya.
“Musim kemarau yang kering menyebabkan kebakaran rawan terjadi. Warga diminta jangan membakar sampah sembarangan, terutama di area terbuka atau dekat bahan yang mudah terbakar sehingga api menyebar,” ujar Hengky di Madiun, Selasa (29/9).
Untuk menekan potensi kebakaran, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun terus melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat. Edukasi disampaikan melalui media sosial serta diteruskan kepada masyarakat melalui kecamatan dan kelurahan.
“Untuk mendukung upaya imbauan yang disampaikan melalui media sosial, informasi sosialisasi juga kami sampaikan ke kecamatan dan kelurahan,” katanya.
Hengky mengimbau masyarakat tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Kondisi lahan yang kering dan angin kencang dapat membuat api cepat merambat.
Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mencatat 85 kebakaran selama musim kemarau 2026. Kebakaran lahan menjadi kasus terbanyak dengan 47 kejadian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News