Menu Ini yang Diduga Jadi Penyebab Ratusan PPDS FK Unair Keracunan

Selasa, 29 September 2026 – 19:47 WIB
Menu Ini yang Diduga Jadi Penyebab Ratusan PPDS FK Unair Keracunan - JPNN.com Jatim
Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Cita Rosida saat ungkap penyebab PPDS FK Unair keracunan, Selasa (29/9). Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menu makanan yang diduga membuat ratusan peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengalami keracunan di RSUD Dr Soetomo, adalah olahan daging rendang.

Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Cita Rosida mengatakan menu nasi kotak yang dikirimkan ketika itu, telur rebus, sayur, acar, serta daging yang dimasak dengan bumbu rendang.

“Kawan-kawan yang vegetarian, atau makan telur dan sayur itu aman. Mungkin tadi dari pengolahannya, mungkin,” kata Cita saat konferensi pers di RSUD Dr Soetomo, Selasa (29/9).

Namun, Cita masih menunggu sampai sampel makanan itu selesai diteliti di Puslabfor Polda Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jadi sekarang keluhan diduga disebabkan oleh makanan. Kami tentu tidak bisa berandai-andai sebelum ada hasil laboratorium, tapi kemungkinannya di situ, kemungkinannya,” jelasnya.

Di sisi lain, Cita mengaku tidak mengetahui kondisi makanan yang dikonsumsi peserta saat Pra-pendidikan (Pradik). Sebab, dia belum mengecek maupun bertanya ke peserta.

“Kami semua yang ada di sini enggak ada di situ, tetapi kita menunggu. Dari PPDS-nya enggak melaporkan, cuma teman-teman yang makan telur dan sayur kok aman begitu,” ujarnya.

Cita mengungkapkan RSUD Dr Soetomo tengah berkoordinasi dengan pimpinan Unair, untuk membahas langkah berikutnya setelah seluruh calon dokter spesialis itu tidak bergejala.

Menu daging rendang dalam nasi kotak diduga sebabkan PPDS FK Unair keracunan saat Pradik di RSUD Dr Soetomo
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News