Kronologi Mahasiswa PPDS FK Unair Diduga Keracunan Makanan Saat Pradik di RSUD Dr Soetomo
jatim.jpnn.com, SURABAYA - RSUD Dr Soetomo mengungkap kronologi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), diduga keracunan makanan.
Awalnya sebanyak 289 mahasiswa PPDS FK Unair mengikuti kegiatan Pra-pendidikan (Pradik), di lantai tujuh Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr Soetomo, Senin (28/9).
Kabag Diklat RSUD Dr Soetomo Astindari mengatakan pihaknya membawakan makanan berupa nasi kotak yang diberikan oleh FK Unair ke lantai rubanah GPDT, sekitar pukul 09.00 WIB.
“Kemudian pukul 09.15 WIB dinaikkan ke GDC lantai tujuh tempat (kegiatan) tadi. Pukul 09.30 ditata di meja dalam Hall GDC,” kata Astindari di RSUD Dr Soetomo, Selasa (29/9).
Astindari menyebut nasi kotak itu baru dibagikan kepada para calon dokter spesialis itu sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka langsung memakannya karena sudah memasuki waktu istirahat.
“Gejala yang dialami PPDS onsetnya itu mulai kurang lebih 30 menit sampai empat jam setelah mengkonsumsi makanan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Cita Rosida mengungkapkan nasi kotak yang dibagikan ke mahasiswa tersebut berisi telur rebus, sayur, dan acar, dan daging diolah rendang.
Saat ini, sampel makanan tersebut tengah diteliti oleh Puslabfor Polda Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kronologi mahasiswa PPDS FK Unair yang diduga keracunan makanan saat Pradik di RSUD Dr Soetomo
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News