Emil Dardak Ungkap Penyebab Macet di Pelabuhan Ketapang
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkap penyebab kemacetan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sejak Sabtu (26/9) hingga sekarang.
Emil mengatakan kepadatan kendaraan di Pelabuhan Ketapang tersebut berma dari kebijakan pembatasan truk oleh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
“Ini kebijakan otoritas pelabuhan kementerian perhubungan berkaitan dengan batasan jumlah truk yang bisa dinaikkan dalam kapal," kata Emil di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (28/9).
Para pengemudi truk yang menolak kebijakan tersebut pun melakukan blokade di Pelabuhan Ketapang. Aksi tersebut membuat kemacetan kendaraan semakin kompleks.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur hanya bisa berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Sebab, keputusan kebijakan merupakan kewenangan pusat.
"Sudah ada solusinya. Namun demikian, karena terjadi blokade lebih dari enam jam mengurainya efeknya itu sampai kemarin bahkan sampai hari ini," ucapnya.
Di sisi lain, Emil turut menyoroti sejumlah pengemudi truk yang mengambil jalur berlawanan atau ngeblong. Hal itu membuat kemacetan lebih parah, meski dermaga tidak padat.
"Harusnya kalau kayak begini enggak 13 kilo ngantrinya kan? Karena banyak yang ngeblong, yang ngeblong ya, mengambil jalur lawan arah. Jadi ruwet di sananya," jelasnya.
Emil Dardak mengungkap sejumlah alasan kemacetan kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News