Dindik Jatim Ajukan Ratusan Sekolah Rusak Berat Direvitalisasi Pemerintah Pusat

Minggu, 27 September 2026 – 09:44 WIB
Dindik Jatim Ajukan Ratusan Sekolah Rusak Berat Direvitalisasi Pemerintah Pusat - JPNN.com Jatim
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai saat paparkan data sekolah rusak, Sabtu (26/8). Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan Jawa Timur mengajukan sejumlah sekolah yang mengalami rusak berat, agar mendapatkan bantuan revitalisasi bangunan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pemerintah pusat telah melakukan revitalisasi ratusan sekolah di tingkat SMA, dalam periode 2025 sampai 2026.

“SMA tahun ini mendapat (revitalisasi) 324 (sekolah), SMK sekitar 208 dan SLB lebih 141,” kata Aries di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Timur, Sabtu (26/9) malam.

Namun, Aries menerima laporan dari kepala sekolah masih ada banyak sekolah yang membutuhkan bantuan revitalisasi. Sebab, bangunan tempat belajar mengalami kerusakan parah.

“Tentu memang kami laporkan tadi pada saat kedatangan Pak Menteri (Pendidikan Dasar dan Menengah), masih ada lagi sekolah yang rusak masih belum diperbaiki,” ujarnya.

Aries menyebut telah melaporkan kepada pemerintah pusat, ada 24 SMA, 100 SMK, serta 48 SLB negeri maupun swasta yang bangunannya membutuhkan perbaikan pada tahun ini.

“Setelah kami tinjau dan cek di lapangan memang membutuhkan anggaran yang cukup besar, agar sekolah itu lebih efektif di dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Total ratusan sekolah tersebut ruang kelasnya sudah tidak bisa dimanfaatkan untuk belajar. Di sisi lain, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terbatas untuk perbaikan.

Dinas Pendidikan Jawa Timur telah mengajukan revitalisasi ratusan bangunan SMA sederajat ke pemerintah pusat
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News