UPN Veteran Jatim Kembangkan Aplikasi Buku Usaha Desa, Petakan Potensi Ekonomi Kemuning
jatim.jpnn.com, BONDOWOSO - Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jawa Timur bersama Universitas Negeri Jember mengembangkan aplikasi Buku Usaha Desa di Desa Kemuning, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.
Aplikasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan data potensi desa, BUMDes, dan usaha masyarakat sebagai dasar pengambilan kebijakan ekonomi desa.
Pengembangan aplikasi dilakukan karena pendataan kegiatan ekonomi masyarakat selama ini masih dilakukan secara manual dan terpisah.
Kondisi tersebut membuat pemerintah desa belum memiliki basis data ekonomi yang terintegrasi untuk melihat perkembangan usaha maupun menentukan program yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat Samas Adimisa Mishbah Habibie mengatakan Desa Kemuning memiliki banyak potensi ekonomi yang belum sepenuhnya terhubung dalam satu ekosistem.
“Desa sebenarnya memiliki banyak kekuatan ekonomi. Persoalannya, kekuatan itu sering berjalan sendiri-sendiri dan datanya belum terintegrasi. Karena itu, kami mencoba memulai dari hal yang paling mendasar, yaitu membuat desa mampu mengetahui secara jelas apa yang dimilikinya, siapa pelaku usahanya, bagaimana kinerjanya, dan peluang apa yang bisa dikembangkan bersama,” ujar Habibie dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9).
Menurut dia, data menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Data yang terstruktur dapat membantu pemerintah desa memetakan potensi ekonomi, mengetahui perkembangan pelaku usaha, melihat hubungan BUMDes dengan usaha masyarakat, hingga menentukan sektor yang masih membutuhkan penguatan.
Terlebih, dalam masa transisi pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, pemetaan potensi usaha di tingkat desa dinilai semakin relevan untuk memperkuat inklusi ekonomi.
UPN Veteran Jawa Timur bersama UNEJ mengembangkan aplikasi Buku Usaha Desa untuk memetakan potensi ekonomi, BUMDes, dan usaha masyarakat di Kemuning, Bondowoso.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News