Respons Satpol PP Surabaya Soal Viralnya Anggota Diduga Halangi Ambulans Bawa Jenazah
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Satpol PP Surabaya membenarkan pria dalam video yang diduga menghentikan ambulans adalah anggotanya. Namun, dia disebut berniat untuk membantu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Surabaya Irna Pawanti telah memanggil anggotanya tersebut untuk menceritakan kronologi kejadian yang ramai di media sosial itu.
Anggota Satpol PP Surabaya itu mengaku awalnya ingin memberi tahu kaca spion ambulans yang tengah membawa jenazah ke Ketapang, Sampang, Madura, tersebut dalam kondisi tertutup.
“Namun, suara sirene yang cukup keras sehingga apa yang ingin disampaikan tidak terdengar jelas oleh pengemudi ambulans,” kata Irna ketika dikonfirmasi, Jumat (25/9).
Pria tersebut merasa tidak ada respons dari sejumlah orang yang ada di dalam ambulans itu. Lalu, dia mengetuk kaca kendaraan untuk meminta mengecilkan suara sirene.
“Sambil teriak ini mau dibuka enggak (spion). Dia berniat membantu, dia juga menanyakan ambulans itu sedang membawa jenazah atau membawa orang yang sedang sakit,” ujarnya.
Irna menyebut anggotanya langsung mempersilakan ambulans itu melanjutkan perjalanannya setelah mengetahui kendaraan tersebut tengah mengantarkan jenazah.
“Setelah tahu di dalamnya ada jenazah, anggota kami langsung mempersilakan untuk melanjutkan perjalanan dan tidak ada niat menghalang-halangi,” jelasnya.
Satpol PP Surabaya buka suara setelah anggotanya diduga hentikan ambulans saat bawa jenazah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News