Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Layanan Makanan Pasien Dialihkan ke Katering
jatim.jpnn.com, MALANG - Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang menyiapkan langkah percepatan pemulihan layanan permakanan bagi pasien rawat inap setelah ruang dapur gizi terbakar pada Rabu (9/9) sore.
Manajemen rumah sakit menargetkan layanan makanan pasien dapat kembali normal setelah ruang dapur gizi yang terdampak kebakaran selesai diperbaiki.
Direktur RSSA Malang dr Mochamad Bachtiar Budianto mengatakan proses pemulihan tetap dilakukan dengan memperhatikan regulasi yang berlaku.
"Tentu, nanti terdapat sistem yang tidak melanggar aturan dalam rangka percepatan, akan ada pembangunan atau renovasi agar layanan makanan untuk pasien dapat normal kembali," kata Bachtiar saat konferensi pers di Gedung Manajemen Terpadu (GMT) RSSA Malang.
Untuk sementara, seluruh layanan permakanan pasien rawat inap dialihkan menggunakan jasa katering. Langkah tersebut dilakukan karena kerusakan dapur gizi cukup parah hingga bagian atap bangunan terdampak kebakaran.
Menurut Bachtiar, penggunaan katering menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhan gizi pasien tetap terpenuhi selama proses pemulihan. Pengadaan makanan melalui katering tersebut direncanakan berlangsung selama satu minggu ke depan.
"Langkah shortcut yang tentu tidak melanggar aturan sudah kami siapkan dan tadi makanan sudah terpenuhi," ujarnya.
Selain dapur gizi, kebakaran juga berdampak pada area ruang laundry RSSA Malang.
Dapur gizi RSSA Malang terbakar hingga bagian atap. Layanan makanan pasien rawat inap sementara dialihkan ke katering selama proses pemulihan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News