Ecoton Telusuri Sebab Ikan Mabuk di Kali Surabaya, Diduga Akibat Air Tercemar

Senin, 07 September 2026 – 21:30 WIB
Ecoton Telusuri Sebab Ikan Mabuk di Kali Surabaya, Diduga Akibat Air Tercemar - JPNN.com Jatim
Ecoton ketika menelusuri penyebab ikan mabuk di Kali Surabaya, Senin (7/9). Foto: Dok. Ecoton

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Yayasan riset penyelamatan sungai, Ecoton menelusuri penyebab sejumlah ikan mengambang di Kali Surabaya. Mereka menduga pencemaran menjadi alasan hewan itu mati.

Koordinator ronda sungai Ecoton 2026 Jofanny Ahmad Arianto mengatakan total ada empat orang yang melakukan pemantauan di sekitar lokasi ditemukannya ikan mati, Senin (7/9).

Langkah itu, dilakukan setelah menerima informasi munculnya busa di Kali Surabaya, diduga setelah tercampur sisa material pemadaman pabrik di kawasan Driyorejo, Gresik.

“Kondisi ini menjadi perhatian, perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut,” kata Jofanny dalam keterangan tertulis.

“Untuk memastikan material yang terbawa dari proses pemadaman berkaitan dengan perubahan kualitas air dan kematian ikan yang ditemukan di Sungai Jagir Wonokromo,” imbuh dia.

Kasus itu disebut mirip dengan yang terjadi di Sungai Jaletreng, aliran Sungai Cisadane, Kota Tangerang Selatan, Banten. Banyak ikan mati terindikasi tercemar limbah kimia gudang pestisida.

“Kejadian tersebut menunjukkan insiden pencemaran di bagian hulu berpotensi memberikan dampak terhadap ekosistem perairan di sepanjang aliran sungai hingga wilayah hilir,” jelasnya.

Jofanny menyebut masih menemukan sejumlah ikan mati dan menunjukkan kondisi tidak normal. Hal itu ditandai dengan pergerakan tak normal saat berada di permukaan air.

Ecoton menelusuri penyebab ikan mabuk di Surabaya, diduga karena air tercemar
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News