BGN Minta Maaf Atas Insiden 748 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Jumat, 04 September 2026 – 21:00 WIB
BGN Minta Maaf Atas Insiden 748 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG - JPNN.com Jatim
Wakil Ketua BGN Mayjen TNI Trenggono sampaikan minta maaf setelah ratusan santri di Sidoarjo keracunan MBG, Jumat (4/9). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permintaan maafnya, atas kasus keracunan massal akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi oleh SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh, Wakil Ketua BGN Mayjen TNI Trenggono saat mengunjungi lokasi santri keracunan MBG di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Jumat (4/9).

“Saya sampaikan permohonan maaf kami atas mungkin kelalaian ataupun ketidakpatuhan petugas dapur dalam mengoperasikan sehingga adanya kejadian fatal,” ucap Trenggono.

Trenggono menyebut dugaan keracunan tersebut disebabkan kelalaian petugas dapur dalam menjalankan prosedur operasional, ketika menyiapkan menu MBG untuk santri.

Selain itu, Trenggono juga sudah menindak SPPG Kalitengah setelah peristiwa keracunan MBG massal. Dia langsung menghentikan operasional agar tidak berproduksi lagi.

“Kami juga melakukan tindakan untuk dapur tidak diperasionalkan lagi,” ujarnya.

Trenggono menghimpun jumlah santri yang merasakan gejala keracunan ada sekitar 740 orang. Saat ini, masih ada 22 pasien yang harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan.

“Jadi perlu saya sampaikan bahwa atas laporan dari pengasuh pondok pesantren yang terdampak adalah 740 an, sampai dengan saat ini sudah kembali semua,” jelasnya.

BGN menyampaikan permintaan maaf setelah 178 santri di Sidoarjo mengalami keracunan MBG
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News