Keracunan MBG di Sidoarjo, Santri Cerita Sayur Terasa Kecut hingga Malamnya Mual

Rabu, 02 September 2026 – 20:02 WIB
Keracunan MBG di Sidoarjo, Santri Cerita Sayur Terasa Kecut hingga Malamnya Mual - JPNN.com Jatim
Korban keracunan MBG di Sidoarjo yang masih dirawat di RSUD Notopuro, Rabu (2/9). Foto: Andhi Dwi Setiawan

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo menceritakan kronologi ketika memakan porsi tersebut sampai merasakan gejalanya.

Siswa Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, Muhammad Rayhan terlihat masih terbaring di kasur RSUD Notopuro setelah dievakuasi karena merasakan gejala keracunan.

Rayhan mengatakan sempat tidak merasakan apapun sesaat setelah menikmati makanan itu. Dia baru mengalami pusing setelah beberapa jam berselang.

“Makan itu sekitar pukul 13.00 WIB kemarin, tapi baru merasakan (keracunannya) pukul 06.00 WIB,” kata Rayhan ketika masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro, Rabu (2/9).

“Rasanya pusing, iya, mau muntah, tetapi enggak bisa, iya, kayak masuk angin, padahal cuman makan telur sama nasinya. Baru dibawa ke rumah sakit ini pukul 14.00 WIB,” imbuh dia.

Sementara itu, santriwati Pondok Pesantren Manbaul Hikam Zahira mengungkapkan hal senada. Dia menerima ompreng MBG tersebut sebelum jam pelajaran pertama, pukul 13.00 WIB.

“Makan tempe, nasi sama telur orak-arik, sama sayur, (curiganya yang membuat kerancuan) sayurnya,” ujar Zahira.

Kemudian, santri lainnya, Syaza mengaku juga menikmati MBG tersebut dengan menu nasi putih, orak arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn serta buah apel.

Korban keracunan MBG dari SPPG Kalitengah Sidoarjo menceritakan kronologi setelah makan. Gejala muncul mulai pusing, mual, sakit perut hingga diare.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News