Kebab Turki Baba Rafi Raih Dua Penghargaan di IFRA 2026
Penilaian mencakup lima aspek, yakni digital dan social media engagement, public relations dan brand reputation, exhibition dan market presence, marketing campaign dan customer engagement, serta leadership dan personal branding.
Founder & Group CEO Baba Rafi Hendy Setiono menyambut positif dua penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi dan kerja keras tim sekaligus pengingat untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dan mitra.
"Dua penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan, tapi juga pengingat bahwa kepercayaan masyarakat dan mitra terhadap Baba Rafi harus terus kami jaga," ujar Hendy dalam keterangan tertulis di Surabaya, Rabu (2/9).
Dia mengatakan perjalanan Baba Rafi telah melewati lebih dari dua dekade dengan berbagai tantangan bisnis. Mulai dari krisis ekonomi, perubahan tren pasar, hingga pandemi menjadi bagian dari dinamika yang dihadapi perusahaan.
"Kami bersyukur bisa terus bertahan, beradaptasi, dan tetap menjadi pilihan masyarakat Indonesia," katanya.
Kebab Turki Baba Rafi dirintis pada 2003 dan mulai menerapkan sistem kemitraan dalam pengembangan bisnisnya. Selama lebih dari 20 tahun, perusahaan menghadapi persaingan industri kuliner, perubahan perilaku konsumen, hingga tantangan operasional di berbagai titik outlet.
Dengan dua penghargaan tersebut, Baba Rafi menyatakan akan terus mengembangkan bisnis sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi mitra franchise. Perusahaan menawarkan sistem kemitraan yang telah dikembangkan selama lebih dari dua dekade. (mcr12/jpnn)
Kebab Turki Baba Rafi meraih dua penghargaan di IFRA 2026, yakni Market Leader 2026 dan Indonesia Franchise Marketing Awards 2026.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News