SPPG Kalitengah Sidoarjo Minta Maaf Seusai Ratusan Anak Keracunan MBG
jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin Sidoarjo menyampaikan permintaan maaf setelah ratusan anak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo total korban keracunan MBG tersebut ada 566 anak. Dari angka itu, sebanyak 88 orang masih menjalani perawatan.
“Mohon maaf ya, saya menyesal,” kata Kepala SPPG Kalitengah Rafli Ridho di kantornya, Rabu (2/9).
Rafli mengatakan pihaknya mulai pengolahan menu MBG, Selasa (1/9) sekitar pukul 00.00 WIB. Lalu porsi tersebut dibagikan ke seluruh penerima manfaat, pukul 11.00 WIB.
"Kalau menu yang kemarin disajikan ya, seperti biasa pukul 00.00 WIB mulai mengolah, (disebarkan) pukul 11.00 WIB. (Makanan bertahannya) empat (jam),” jelasnya.
Dia mengaku menerima informasi anak keracunan MBG dari SPPG yang dikelolanya adalah, Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sekolah Dasar (SD) Kalianget 1 dan Kalianget 2.
"(Terdampak) satu pondok pesantren dua sekolah, terakhir ada lima orang dari selain ponpes. Ya laporannya masuknya tadi malam setelah konfirmasi pada keracunan," ujarnya.
Rafli mengungkapkan sempat ada organoleptik atau pengujian produk dengan cara mencicipi langsung MBG. Ketika itu, makanan tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
SPPG Kalitengah Sidoarjo sampaikan permintaan maaf setelah ratusan anak keracunan MBG
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News