Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Sebut Tak Ada Korban Meninggal
Dia pun mengimbau para orang tua santri tidak perlu mengkhawatirkan kondisi anaknya. Sebab, mereka telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Para santri mengalami mual diduga setelah mengonsumsi MBG, seusai salat Ashar. Program tersebut baru berjalan di Pondok Pesantren Manbaul Hikam selama dua bulan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwanita mengatakan total ada 293 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam mengalami keracunan.
“Terakhir 293 (santri yang mengalami keracunan),” kata Lakhsmie di RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9).
Lakhsmie mengungkapkan para pasien tersebut langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit, setelah merasakan ada gejala keracunan.
“RSUD RT Notopuro, RSI Siti Hajar, RS Pusura, RS Delta Surya, kemudian RS Asisyiyah Fatimah, terus RS Porong,” jelasnya. (mcr23/jpnn)
Bupati Sidoarjo, Subandi sebut tidak ada santri meninggal dunia setelah diduga keracunan MBG
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Andhi Dwi Setiawan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News