Investasi Jatim Tembus Rp72,7 Triliun, Polda Siapkan Posko Cegah Premanisme
Aksi unjuk rasa yang tidak kondusif juga dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Berbagai kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas, menurunkan kepercayaan investor, serta menghambat pertumbuhan ekonomi daerah apabila tidak diantisipasi melalui strategi deteksi dini yang terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sebagai tahap awal, Ditintelkam Polda Jatim bersama tim efektif yang beranggotakan personel Polda Jatim menggelar rapat internal untuk menyusun arah kebijakan dan strategi implementasi Posko Siaga Industri.
Langkah tersebut kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pemangku kepentingan, akademisi, praktisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Salah satu organisasi yang dilibatkan dalam FGD tersebut ialah Pemuda Pancasila. Masukan dari berbagai pihak menjadi bahan dalam menyusun konsep deteksi dini yang akan diterapkan di kawasan industri.
Tim juga melakukan pemetaan terhadap kawasan industri yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.
Dua kawasan menjadi prioritas pemetaan, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik.
Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar untuk menyusun pola pengamanan berbasis deteksi dini serta mitigasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Polda Jatim menyiapkan Posko Siaga Industri untuk mencegah premanisme dan gangguan kamtibmas yang berpotensi mengganggu investasi di Jawa Timur.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News