Sidang Tatib Sempat Terhambat Akibat Demo di Area Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 – 17:12 WIB
Sidang Tatib Sempat Terhambat Akibat Demo di Area Muktamar ke-35 NU - JPNN.com Jatim
Demo di area Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang. Minggu (30/8). Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, JOMBANG - Sidang dengan pembahasan tata tertib (tatib) pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) sempat terganggu, karena ada massa melakukan aksi demonstrasi.

Berdasarkan pantauan, peserta Muktamar memulai sidang tatib di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8) sekitar pukul 08.00 WIB.

Akan tetapi, pimpinan sidang tatib sempat beberapa kali melakukan skors. Hal tersebut membuat peserta Muktamar sering keluar dan masuk di area Gedung Serba Guna.

Puncaknya, muktamirin kesulitan masuk kembali ke area sidang karena adanya aksi demonstrasi di depannya, pukul 13.00 WIB. Mereka memutuskan menjauh untuk menghindari pertikaian.

“Ini agendanya pleno soal tatib itu soal pemilihan Ketum (PBNU) belum soal Ahwa (Ahlul Halli wal Aqdi) masih lama ini,” kata salah satu peserta muktamar di sekitar lokasi.

Massa aksi mulai memperbolehkan peserta muktamar masuk ke area sidang, sekitar pukul 15.30 WIB. Muktamirin diberi sedikit jalan agar bisa melanjutkan persidangan tersebut.

Akan tetapi, sejumlah peserta masih memilih tidak masuk hingga situasi kembali kondusif. Akhirnya, massa terlihat sudah meninggalkan Gedung Serba Guna, sekitar pukul 16.00 WIB.

Diketahui, massa itu menggelar aksi karena menganggap Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama (Perkum NU) telah dimanfaatkan untuk menjatuhkan calon Ketua PBNU.

Sidang tatib pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU sempat terhambat karena demo di area Muktamar
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News